WINDHA RENNI PUSPITA

Berpacu menjadi yang terbaik

Liverpool dan Bola

diposting oleh windha-r-p-ff10 pada 07 April 2018
di Umum - 0 komentar

Tribes tenar dengan kata mualaf? Ya, mualaf merupakan sebutan bagi orang-orang yang non-muslim yang berpindah keyakinan untuk masuk agama Islam. Dilansir dari Wikipedia, ada tiga alasan utama mengapa seseorang menjadi mualaf. Yang pertama merupakan sebab pernikahan, yang kedua yaitu karena belajar di lingkungan yang akademis, serta yang ketiga yakni karena menerima hidayah lantas seperti mimpi atau sebagainya.
 Nama M. Salah Salah tengah menjadi buah bibir yang tapil gemilang di musim ini dengan menjadi mesin gol untuk Liverpool.
 Thereds yang mana sebutan dari kategori sporter fanatik klub sepak bola Liverpool kembali membikin kejutan. Nyanyian ini mereka bakal mengikuti agama dari salah seorang pemain bernama Mohamed Salah.
 Sepakbola menjadi olahraga yang paling diminati masyarakat dunia. Bukan saja diminati dari satu kalangan masyarakat, tetapi hampir seluruh kalangan menyenangi laga si kulit bundar ini. Laki-laki, perempuan, si kecil-si kecil, pedagang asongan, hingga presiden menyukai sepak bola. Tercatat penggemar sepak bola sekitar 3,5 miliar orang atau hampir separuh jumlah penduduk dunia menyukainya[1]. Selain karena lapangan laga yang luas, yang memungkinkan jumlah penonton yang banyak, tetapi juga makna filosofis sepak bola yang bisa diterima banyak orang.
 Uniknya dari salah satu bait dari nyanyian hal yang demikian kalau para fans akan berbondong-bondong masuk agama Islam apabila Mohamed Salah terus mencetak gol sampai akhir musim.
 Setelah pertandingan, salah seorang Liverpudlian menciptakan sebuah lagu khusu yang dialamatkan untuk Mohamed Salah. tersebut terinspirasi dari nyanyian berjudul Sit Down milik penyanyi Inggris, James yang hanya diubah liriknya saja.
 Penyerang klub sepak bola Italia Fiorentina Mohamed dilaporkan sudah banyak memberikan bantuan bagi Muslim Italia. Salah pernah memberi bantuan senilai 80 ribu Euro bagi umat Muslim Florence di kawasan Tuscany. Salah menawarkan bantuan untuk memperbaiki masjid di provinsi Barat Italia ini.
 Nah, di Kota Liverpool sana, sepertinya penyebab utama orang menjadi mualaf yaitu ketidakhadiran seorang pesepak bola asal Mesir. Ya, benar, ketidakhadiran penyerang sayap lincah bernama Mohamed Salah sepertinya kapabel membuat banyak orang di Liverpool, secara khusus pendorong The Reds, masuk Islam!
 Chant ini sendiri infonya diwujudkan setelah Kopites mengetahui adat istiadat Salah untuk pergi ke mesjid pasca-perlombaan. Hal ini mendapat apresiasi dari Football Against Racism in Europe (FARE), sebuah badan non-keuntungan yang bertujuan untuk membasmi diskriminasi di sepak bola.
 Pemain yang sering sujud syukur setelah menghasilkan gol ini juga banyak disambut oleh komunitas Muslim. Salah berusaha menunjukkan citra Islam yang sesungguhnya dan jauh dari citra 'teroris' yang kerap disampaikan oleh media.
 M. Salah, pemain Mesir yang pindah ke Fiorentina dari klub Inggris Chelsea, sudah menjadi bintang besar di Liga Italia sesudah mencetak 9 gol dalam 12 pertandingan terakhir sejak Februari hingga April 2015, Worldbulletin melaporkan.
 Banyaknya penggemar sepak bola membuat olahraga ini menjadi bisnis yang amat menjanjikan. Klub-klub besar tidak segan memberikan gaji selangit untuk pemain yang dapat memberikan prestasi gemilang untuk klub. Klub-klub tersebut bahkan berani jor-joran membikin akademi sepak bola terbaik untuk menerima bibit-bibit pemain yang nantinya menjadi idola bagi para penggemar. 

situs bola

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :